Tokoh-Tokoh Yang Melakukan Pelayaran Samudra Dari Negara Asal - Indonesia Dengan Rutenya
Nama : Eva setyaningsih
Kelas : XI - IPS 3
Tokoh Penjelajah samudra dari Portugis
Penjelajahan Portugis mempunyai tujuan untuk mendapatkan emas, rempah-rempah, memenangkan pertempuran, dan meraih jalan untuk mengepung saingan mereka dari kalangan pedagang Islam.
Pelaut Portugis yang melakukan penjelajahan samudra adalah sebagai berikut :
1. Bartholomeus Diaz , melakukan pelayaran mencari daerah Timur dengan menelusuri pantai barat Afrika. Pada tahun 1488 karena adanya serangan ombak yang besar, terpaksa Bartholomeus Diaz mendarat di suatu ujung selatan Benua Afrika, kemudian tempat tersebut dinamakan Tanjung Harapan. Bartholomues Diaz tidak melanjutkan penjelajahanya dan memilih kembali ke negaranya.
2. Vasco da Gama , Melakukan penjelajahan pada bulan juli 1497 berangkat dari Pelabuhan Lisabon. Vssco da Gama juga mengambil rute yang pernah dilalui Bartholomeus Diaz. Rombongan Vasco da Gama juga singgah di Tanjung Harapan. Vasco da Gama melanjutkan penjelajahan dan berlayar menyusuri pantai timur Afrika kemudian berbelok ke kanan untuk mengarungi Lautan Hindia (Samudra Indonesia). Pada tahun 1498 , Vasco da Gama sampai di kalikut (kalkuta) , India dan juga Goa di pantai barat India. Setiap daerah yang di singahi diberi patok batu padrao sebagai tanda bahwa daerah yang ditemukan tersebut milik portugis.
3. Alfonso de Albuquerque , Alfonso de Albuquerque melanjutkan ekspedisi yang dilakukan oleh pendahulunya. Dia atau Portugis sekarang sudah mengetahui India bukan sumber rempah-rempah, tetapi Malaka sebagai pusat perdagangan rempah-rempah di Asia. Setelah menaklukkan Goa pada tahun 1510, dia melakukan ekspedisi menuju Malaka. Setelah sampai di perairan Selat Malaka, Alfonso de Albuquerque dengan armadanya berniat menguasai Malaka. Pada tahun 1511, d’Albuquerque akhirnya berhasil menguasai Kerajaan Malaka.
Tokoh Penjelajah Samudra dari Spanyol
Para pelaut Spanyol yang menjalankan misi penjelajahan samudra adalah sebagai berikut :
1. Christopher Columbus, Pada tanggal 3 Agustus 1492, dengan tiga buah kapal, yaitu Santa Maria, Nina, dan Pinta, Christopher Columbus bersama adiknya Bartholomew ahli membuat peta mulai berlayar mencari sumber rempah-rempah di dunia Timur. Columbus memulai perjalanan ke Timur/Asia dengan menyeberangi Samudra Atlantik. Dia mengarungi Samudra Atlantik lebih dari dua bulan untuk sampai di Pulau Guanahani yang terletak di Kepulauan Bahama, Karibia yang selanjutnya dikenal sebagai Hindia Barat. Dia dan seorang penyelidik bernama Amerigo Vespucci mendarat di Pulau Guanahani yang dikiranya Hindia pada tanggal 12 Oktober 1492. Kepulauan Bahama, Karibia kemudian diambil alih oleh tentara Spanyol dan diberi nama San Salvador. Pada tanggal 6 Desember 1492, Columbus mendarat di Haiti yang kemudian dinamakan Hispaniola. Sesuai perjanjian, ia diangkat menjadi Gubernur di Haiti. Christopher Columbus kemudian memutuskan kembali ke Spanyol pada tanggal 16 Januari 1493.
2. Ferdinand Magelhaens, Pada tanggal 10 Agustus 1519, Magelhaens berlayar ke barat didampingi oleh Kapten Juan Sebastian del Cano dan seorang penulis dari Italia yang bernama Pigafetta. Rombongannya terdiri atas 265 orang dan menggunakan lima buah kapal layar. Jadi pelayaran Ferdinand Magelhaens inilah yang dianggap pertama kali mengelilingi dunia.
Dimulai dengan mengarungi Samudra Atlantik ke Barat menuju Pantai Timur Amerika Selatan. Ia kemudian menemukan selat di antara Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik di ujung selatan Benua Amerika yang kemudian dinamakan Selat Magelhaens. Pada tahun 1520 atau tahun 1521, setelah menyeberangi Samudra Pasifik, sampailah rombongan Magelhaens di Kepulauan Massava. Kepulauan ini kemudian diberi nama Filipina, diambil dari nama Raja Spanyol, Philips II. Rombongan yang selamat segera meninggalkan Filipina yang dipimpin oleh Kapten Sebastian del Cano menuju Maluku. Dua kapal ekspedisi yang tersisa tiba di Maluku pada tahun 1521 dan pada tahun 1522 mereka kemudian sudah tiba di Spanyol.
Tokoh Penjelajah Samudra dari Inggris
Para pelaut Inggris terkenal sebagai pelaut-pelaut yang ulung dan tangguh, bahkan Inggris terkenal dengan angkatan lautnya yang tidak tertandingi.
Sampai dengan abad 19 Inggris terkenal dengan sebutan negara yang tidak pernah tenggelam karena daerah koloninya yang menyebar hampir di seluruh dunia.
Para pelaut Inggris yang terkenal adalah sebagai berikuk :
1. Sir Francis Drake, Dialah orang Inggris pertama yang datang ke Indonesia dalam pelayarannya mengarungi dunia. Drake berangkat berlayar dari Inggris ke arah Barat pada 1577-1580. Dalam pelayarannya, rombongan ini singgah di Ternate dan sempat melakukan perdagangan rempah-rempah kemudian pulang ke negaranya dengan muatan cengkih.
2. Sir James Lanchester dan George Raymond, Pada tahun 1591, Ratu Inggris yang bernama Elizabeth I yang pertama mendukung keterlibatan Inggris secara langsung dalam perdagangan rempah-rempah. Sir James Lanchester dan George Raymond atas nama Ratu Inggris tersebut kemudian bersiap dan mengadakan pelayaran. Lanchester berhasil mencapai Aceh dan Penang dan sampai di Inggris pada tahun 1594. Pada tahun 1600, Elizabeth I memberikan hak oktroi kepada maskapai/organisasi dagang Inggris (EIC). Pelayaran pertama maskapai dagang ini di pimpin oleh Lanchester dan pada bulan Juni 1602, berhasil tiba di Aceh dan terus menuju Banten. Akhirnya, dia mendapat izin membangun kantor dagang. Pelabuhan Banten inilah yang menjadi pusat kegiatan orang-orang Inggris sampai tahun 1682. Pada saat itu, Inggris memperoleh kemajuan di wilayah Asia.
Tokoh Penjelajah Samudra dari Belanda
Salah satu faktor penyebab penjelajahan yang dilakukan oleh bangsa Belanda adalah adanya reformasi agama yang menyebabkan terjadinya perang selama 80 tahun dengan Spanyol.
Belanda yang mengikuti paham reformasi tidak mau tunduk kepada Spanyol yang Katolik. Pada masa perang 80 tahun tersebut, Portugal yang disatukan oleh Raja Spanyol Philip II melakukan penekanan dengan melarang Belanda berdagang di Lisabon dengan asumsi bisa menghancurkan perekonomian Belanda. Namun, usaha itu tidak berhasil, tetapi justru membuat para pedagang dan pelaut Belanda mencari jalan sendiri ke sumbernya (Indonesia).
Para pelaut Belanda yang melakukan pelayaran adalah sebagai berikut :
1. Cornelis de Houtman dan Pieter de Kaizer, Pada tahun 1595, De Houtman bersama Pieter de Kaizer dengan empat buah kapal yang memuat 249 orang awak beserta 64 meriam, memimpin pelayaran mencari daerah asal rempah-rempah ke arah timur mengambil jalur seperti yang ditempuh Portugis. Namun, karena kurangnya pengalaman, perjalanan yang ia lakukan memakan waktu yang sangat lama, yakni 14 bulan. Pada bulan Juni tahun 1596 Cornelis de Houtman bersama rombongan sampai di Indonesia dan mendarat di Banten. Banten pada waktu itu merupakan pelabuhan lada terbesar di Jawa Barat. Kemudian de Houtman meninggalkan Banten menuju ke timur menyusuri pantai Pulau Jawa dan kembali ke negaranya pada tahun 1597 dengan membawa cukup banyak rempah-rempah. Semenjak Cornelis de Houtman menjejakkan kakinya di Indonesia itulah, kemudian orang-orang Belanda mulai melakukan pelayaran-pelayaran liar ke Indonesia mencari rempah-rempah.
2. Jacob Van Neck dan Van Warwyk, Arung samudra yang dilakukan oleh bangsa Belanda kemudian terus berlanjut. Kini giliran Jacob Van Neck dan Van Warwyk yang mengarungi samudra dengan tujuan yang sama mencari sumber rempah di Indonesia. Mereka berhasil mendarat di Banten tahun 1598. Mereka disambut dengan baik di Banten, Tuban, dan Maluku karena kedatangan mereka bersikap hormat dengan penduduk setempat berbeda dengan pendahulu mereka Cornelis de Houtman. Sebab lain Van Neck dan Van Warwyk disambut dengan penuh keramahan oleh para penduduk adalah: Banten baru saja mengalami banyak kerugian oleh orang-orang Portugis. Begitu pula halnya dengan Tuban dan Maluku, terlebih lagi saat itu Ternate sudah tidak menjadi sekutu Portugis, malah mereka sedang bermusuhan dengan Portugis dan Spanyol.
Komentar
Posting Komentar